Aktivitas Vulkanik Gunung Ruang Masih Tinggi

Abidintoto.news – Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental yang dilakukan Badan Geologi, aktivitas vulkanik Gunung Ruang dinilai masih tinggi. Status gunung api di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, itu masih pada Level IV (awas).

Asap putih keluar dari kawah setinggi 50-200 meter hingga tengah hari.

Read More

“Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, aktivitas vulkanik G. Ruang masih tinggi, oleh karena itu tingkat aktivitas G. Ruang masih tetap di Level IV,” kata Wafid.

Dia mengatakan, masih terdapat potensi bahaya erupsi eksplosif yang menghasilkan lontaran batu (pijar) ke segala arah yang bisa diikuti dengan awan panas maupun erupsi efusif atau aliran lava Aktivitas Vulkanik Gunung Ruang Masih Tinggi.

“Saat ini aktivitas vulkanik G. Ruang masih tinggi, potensi bahaya yang mungkin terjadi adalah erupsi eksplosif,” ujarnya.

Meski demikian, sambung Wafid, rekaman erupsi yang berasal dari Gunung Ruang di stasiun seismik Gunung Awu, Soputan, Tangkoko, dan Mahawu mulai mereda pada tanggal 18 April 2024 pukul 02.50 Wita. Hingga tanggal 19 April 2024 pukul 12.00 Wita, tidak terekam erupsi yang berasal dari Gunung Ruang di stasiun-stasiun gunung tersebut.

“Tim PVMBG-Badan Geologi-KESDM telah memasang 1 stasiun pemantauan berupa stasiun seismik periode pendek di Pos PGA Ruang untuk memantau aktivitas Gunung Ruang. Namun, masih memerlukan beberapa pengecekan satu hari ke depan,” katanya.

Rekomendasi

BACA JUG : One Piece 1112

Pada tingkat aktivitas Gunung Ruang Level IV (AWAS) direkomendasikan sebagai berikut:

1. Masyarakat di sekitar Gunung Ruang dan pengunjung/wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 km dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

2. Masyarakat yang bermukim di wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius 6 km agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius 6 km.

3. Masyarakat di Pulau Tagulandang, khususnya yang bermukim di dekat pantai, agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas (surge), dan tsunami yang disebabkan oleh runtuhan tubuh gunungapi ke dalam laut.

4. Masyarakat dihimbau untuk selalu menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan.

5. Tenanglah, beraktivitas normal, ikuti perkembangan Gunung Ruang melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau website resmi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *