THINK Tawarkan Financial Freedom dan Kaya dari Saham, Minat?

THINK Tawarkan Financial Freedom dan Kaya dari Saham, Minat
THINK Tawarkan Financial Freedom dan Kaya dari Saham, Minat

Abidintoto.news – Tempat belajar dan komunitas investasi secara investing yaitu THINK, akan menutup pendaftaran member untuk belajar cara menganalisa saham secara tajam dan komprehensif.
Bagi yang belum tahu, THINK merupakan platform sekaligus komunitas edukasi investasi saham, dimana menggunakan pendekatan value investing, yang sederhananya adalah menganalisa suatu saham dengan baik, melihat saham dari bisnisnya dan melakukan perhitungan valuasi perusahaan tersebut berdasarkan framework yang ada di THINK.

Berawal dari tahun 2020 dengan mengadakan seminar tentang investasi saham dengan nama John Investing Club and Stock Music Love (SML), lalu pada 2021 meluncurkan website yang dapat diakses oleh member yang diberi nama Think Research Institute. Selanjutnya pada 2022, rebranding menjadi THINK dan mulai mengembangkan tim dan open member. THINK mulai bertumbuh begitu pesat dan saat ini ingin terus berkembang untuk mengedukasi para investor saham di Indonesia.

Adapun produk dari THINK yang dapat diakses oleh member yang bergabung antara lain ada THINK Tank, intisari buku-buku investasi, bisnis, akuntansi dan bidang lainnya yang telah disusun secara ringkas serta terstruktur sehingga dapat dengan mudah dibaca. THINK Case, pembahasan studi kasus dari berbagai industri secara komprehensif, berdurasi 3 hingga 6 jam, dengan framework yang telah dibentuk oleh THINK pada 2020.

THINK Almanack, analisis 100 emiten atau perusahaan dari 30 lebih industri yang berbeda agar menambah pemahaman dan wawasan investasi pembaca. THINK List, analisa secara compact untuk membantu memberikan ide analisa perusahaan. Terakhir yaitu THINK Event, acara rutin, tempat diskusi, konsultasi, sharing hasil analisa, atau bisa curhat seputar investasi dan bisnis.

THINK diprakarsai oleh Sumadi Surianto sebagai Chief Executive Officer, Billy Latif sebagai Chief Operating Officer, Hendy Djuarto sebagai Chief Technology Officer, dan Johnson Bunarwan dan Christopher Angkasa sebagai advisor.

Seperti diketahui, belakangan komunitas belajar saham sangat menjamur. Salah satu yang mencuri perhatian adalah THINK, dengan metodenya yang beragam dan komprehensif.

Source : CNBC

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *