Khotbah Viral Garren Lumoindong: Permintaan Transfer Uang Kontroversial

Khotbah Viral Garren Lumoindong: Permintaan Transfer Uang Kontroversial

Abidintoto.news –Khotbah yang diungkapkan oleh Garren Lumoindong, anak dari Pendeta Gilbert Lumoindong, telah memicu diskusi luas di media sosial setelah sebagian potongannya menjadi viral. Dalam klip tersebut, Garren meminta jemaatnya untuk mentransfer sejumlah uang sebagai bentuk tabur.

Dalam video yang diunggah oleh akun @PartaiSocmed pada Sabtu (20/4), Garren mengajak jemaatnya untuk menuliskan nominal uang yang ingin mereka tabur di selembar kertas. Ia menekankan bahwa jumlah uang yang akan ditabur harus sesuai dengan dorongan Roh Kudus, dan bukan hasil dari dorongan setan.

Read More

Tindakan Garren ini memunculkan beragam reaksi. Sebagian besar warganet mengecamnya karena menganggap permintaannya untuk mentransfer uang merupakan bentuk penyalahgunaan atas kepercayaan jemaat. Bahkan, beberapa membandingkannya dengan kontroversi yang melibatkan ayahnya, Pendeta Gilbert Lumoindong, yang baru-baru ini juga menjadi sorotan atas khotbahnya tentang zakat dan dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama.

Garren juga memberi batas waktu bagi jemaatnya untuk mentransfer uang, dengan klaim bahwa ini merupakan tuntunan langsung dari Tuhan. Dia meminta agar semua transfer dilakukan sebelum jam 2 siang keesokan harinya.

Perdebatan mengenai khotbah Garren Lumoindong ini menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana gereja. Terlebih lagi, pentingnya kehati-hatian dalam memberikan instruksi kepada jemaat, serta kritis terhadap permintaan dana yang tidak jelas tujuannya.

Sementara itu, beberapa pengamat juga menilai bahwa kontroversi ini mencerminkan sebuah tren yang semakin meningkat di kalangan gereja, di mana praktik-praktik keagamaan tertentu sering kali dikritik karena penyalahgunaan atau kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana gereja.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *